Senin, 24 April 2017

IT

Selamat Tinggal Google Glass
Description: mo.jpg
 






KOMPAS.com – Kabar mengejutkan datang dari google. Kacamata pintar buatannya, Glass, akan berhenti dijual pada 19 Januari 2015. Proyek Glass juga dilepas dari divisi Google X yang selama ini mengembangkannya.
Selanjutnya, Glass akan berdiri sebagai divisi tersendiri dalam Google. Mantan eksekutif Apple Tony Fadell ditunjuk sebagai pengawas divisi tersebut.
Sementara operasional harian tetap dikelola oleh Ivy Ross.



Sebagai bagian dari transisi ini, kami menutup Explorer Program sehingga dapat fokus pada rencana berikutnya. 19 Januari akan jadi hari terakhir bagi Glass Explore Edition,” tulis Google Glass dalam akun G+ miliknya.
“Sementara itu kami akan tetap mengembangkannya untuk masa depan. Anda akan mulai melihat Glass masa depan saat mereka sudah siap,” imbuhnya.


Dikutip   KompasTekno  dari Tech Crunch, Jumat (16/1/2015), para developer yang sudah memiliki Glass bisa tetap tenang. Kacamata pintar seharga 1.500 dollar AS (sekitar Rp 18 juta) itu masih bisa digunakan. Namun, piranti lunak didalamnya tidak akan memperoleh pemutakhiran apapun.
Tak ada kepastian tentang kapan program Google Glass tersebut kembali dilanjutkan, atau kemungkinan perubahan yang bisa terjadi dimasa mendatang.
Saat ini hanya ada desas-desus bahwa Google Glass versi baru akan meluncur pada akhir 2015. Kemungkinan pada ajang tahunan Google I/O.

Sumber: TechCrunch
Editor: Reza Wahyudi


                          TABEL PERKEMBANGAN JANIN DAN IBU HAMIL

Semua ibu pasti ingin janin yang dikandungnya selalu sehat. Salah satu indikator terbaik janin dalam keadaan sehat adalah dengan memperhatikan pertumbuhannya dalam kandungan, yaitu dengan melihat berat badan ibu, dan berat serta tinggi badan janin.
Seberapapun kurus atau gemuknya badan Ibu sebelum memasuki masa kehamilan, umumnya berat badan Ibu tetap harus bertambah saat hamil. Karena jika berat badan Ibu tidak bertambah sesuai rata-rata, dikhawatirkan asupan gizi yang diberikan kepada janin belum cukup. Oleh karena itu, sangat dianjurkan selama masa kehamilan Ibu mengkonsumsi makanan sehat dan menghindari pola diet ketat yang bertujuan untuk menurunkan berat badan.
Pertumbuhan setiap janin berbeda satu dengan lainnya. Tapi, kini telah tersedia berat dan tinggi rata-rata yang dapat dipergunakan sebagai acuan untuk  melihat apakah calon bayi Ibu tumbuh dengan sehat dalam kandungan.
Janin dengan berat normal sesuai usia kehamilan menandakan janin dalam keadaan sehat dan plasenta berfungsi dengan baik. Yang berarti bahwa masa kehamilan berjalan lancar dan nutrisi ke janin dapat disalurkan tanpa hambatan.
Selain bertambah berat, bertambahnya tinggi badan janin juga merupakan tanda janin berkembang dengan baik dalam kandungan.

Tabel berikut ini adalah angka rata-rata yang dapat digunakan sebagai acuan, sementara pada prakteknya masing-masing individual dapat memiliki hasil yang berbeda.



Tabel pertambahan berat badan Ibu, pertambahan berat badan janin dan panjang janin sesuai dengan umur kehamilan
Jumlah Minggu
Kehamilan
(Minggu)
Rata-rata Berat
Badan Janin
(Gr)
Rata-rata Panjang
Badan Janin
(Cm)
Rata-rata
Pertambahan BB
(Kg)
8-9
1
4
0,5
9-10
4
4
0,7
10-11
10
6,5
0,9
11-12
15
6,5
1,1
12-13
20
9
1,1
13-14
50
9
1,7
14-15
85
12,5
2,0
15-16
100
12,5
2,3
16-17
110
16
2,7
17-18
180
16
3,0
18-19
210
20,5
3,4
19-20
300
20,5
3,8
20-21
325
25
4,6
21-22
400
25
4,7
22-23
485
27,5
5,1
23-24
550
27,5
5,5
24-25
685
30
5,9
25-26
750
30
6,4
26-27
890
32,5
6,8
27-28
1000
32,5
7,2
28-29
1150
35
7,1
29-30
1300
35
7,7
30-31
1460
37,5
8,1
31-32
1610
37,5
8,4
32-33
1810
40
8,8
33-34
2000
40
9,1
34-35
2250
42,5
9,5
35-36
2500
42,5
10,0
36-37
2690
45
10,4
37-38
2900
45
10,5
38-39
3050
47,5
11,0
39-40
3200
47,5
11,3
40-41
3300
50

41-42
3400
50

42-43
3450
52,5

43-44
3450
52,5





Referensi:

1.      Cunningham, et al 1985, Preterm and Postterm Pregnancy and In Appropriate Fetal Growth. William Obstetric, VII, 745.

2.      Prof. Dr. Sarwono Prawirohardjo, 1981, Pengawasan Wanita Hamil. Ilmu Kebidanan, 11, hal.125.

3.      Bagian OBSGYN Fakultas Kedokteran Padjajaran, Kehamilan Obstetri Fisiology bab V, hal.126


Nama      :LISANI ARIANI
NIM        :16140033
Kelas       :B13.1

Tugas      :IT Kebidanan (Praktikum)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar